Kejutan Sebelum Ramadhan Terbaik

Judul: Kejutan Sebelum Ramadhan – Terbaik!
Penulis: Isyia Ulfa, Hilwy Al Hanin, Aditia Yudis Puspitasari, Momo DM dkk
Jumlah halaman: 134 halaman
Penerbit: NulisBuku.com

Yes, yang satu ini sebenernya udah saya beli barengan buku yang itu. Telat banget emang nulis reviewnya. Tapi yah, begitulah.

Berisi 23 cerita pendek, buku ini banyak mengisahkan kisah-kisah tragis sebelum Ramadhan. Tidak semuanya sih, namun sebagian besar. Dimulai dengan cerita “Bapak Ke Mana, Mak?” oleh Isyia Ulfa, yang punya ending yang cukup shocking, walaupun saya bilang masih kurang smooth.

Namun dalam buku kumpulan cerpen, selalu ada yang jadi favorit kan?

Di buku ini saya suka dengan cerpen yang berjudul “Karebosi Dalam Lalu”. Temanya sebenernya LGBT, dan ini sudah mulai membosankan buat saya :lol:. Tapi ada yang istimewa di sini. Setting di Makassar dan dilengkapi dengan beberapa istilah kedaerahan, plus penggambaran cerita yang detail, indah tapi tidak mendayu-dayu membuat cerpen ini KEREN BEUD! Bahkan ditingkahi dengan beberapa quote yang cukup nendang juga. Semacam …

Kau tahu?
Aku sebenarnya mampu miskin
Aku hanya tak kuat melihat Ibu diselimuti kepapaan yang membuatnya mati dalam dingin.

Atau yang ini …

Aroma moral merebak ke mana-mana
dengan perut kosong, aku berlari menenteng ‘high heels’ sambil menutup hidung

dan lalu ditutup dengan …

Aku terdiam, dia terdiam.
“Bapakmu rela punya menantu, mantan bencong Karebosi sepertiku?!” tanyaku masih belum percaya.

Jengjeng!

Iya. LBGT memang. Tapi si penulis membuatnya jadi indah untuk disimak (lagi). Good job! “Karebosi Dalam Lalu” ini ditulis oleh Daeng Gafur.

Beberapa cerita favorit yang lain adalah Kesempatan Kedua (Anastasye Natanael) dan Mengecup Engkau (Anggun Prameswari). Yang lain keren juga sih. Tapi tiga itu yang istimewa. Yah, setidaknya buat saya 🙂

Berbeda dengan buku yang itu, tulisan-tulisan di buku ini memang lebih baik. Minimal, yang ada di sini nulisnya lebih rapi. Yang itu sumpah, berantakan banget. Yang ini masih oke lah, walaupun ada beberapa cerita yang penulisannya ga sesuai EYD, tapi masih bisa ditoleransi. Ga gengges-gengges amat.

Pantas sih memang yang di sini adalah yang terbaik terbaik. 🙂

Tiga dari lima bintang.

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. naztaaa says:

    Wah.. Makasih udah suka cerita aku mbak.

    :’)

    *seneng* *nangis berlian*

    *baru kali ini ada yang suka masalahnya*

    Like

    1. @RedCarra says:

      😆 cerpenmu emang paling keren di sini. Menurutku 😉

      Like

  2. jiah says:

    hooo
    mantappp

    Like

  3. Lidya says:

    biarpun telat tetep aku baca juga reveiwnya mbak 🙂

    Like

Komennya, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s