The Banker

IMG_4152Judul: The Banker
Penulis: Ranny Afandi
Editor: Avifah Ve
Proof Reader: Misni Parjiati
Tata Sampul: Ann_Retiree
Tata Isi: Fitri Raharjo
Pracetak: Wardi
Tebal: 316 halaman
ISBN: 978-602-255-643-5
Penerbit: Mazola

Blurb

Mereka berdua berbalik ke arah yang berlawanan. Tanpa mereka sadari, ada nyanyian semesta yang tengah mengalun mengiringi langkah keduanya. Sesuatu yang tanpa disadari menyelusup di relung hati dan kelak akan mengubah hidup mereka.
Sebuah keajaiban cinta.

“Kalau kita ketemu kelak, it’s mean what happened to us is called serendipity,” ujar perempuan itu.
Arkha menatap bingung dengan penuturan aneh dari perempuan di sampingnya. “See you..”

Review

Oke. Karena buku ini kebetulan diterbitkan di tahun 2014, maka saya ikutkan saja di Reading Challenge Agustus 2015 yang diadakan oleh Monday Flashfiction 😀

Jadi, here’s my review untuk MFF tercentah.

1. Kesan yang kamu harapkan saat ingin membaca bukunya?

Nah, novel The Banker ini adalah novel yang termasuk dalam seri #NovelProfesi. Sesuai dengan judulnya, tentu saja, saya berharap saya akan menjumpai cerita mengenai bankir, orang yang bekerja di bidang perbankan. Profesi ini sebenarnya nggak terlalu menarik perhatian saya sih 😆 Mungkin karena saya kurang punya teman yang bekerja di bank, juga nggak ada keluarga yang bekerja di bank juga. Jadi, saya membiarkan pikiran dan imajinasi saya kosong saat mulai membacanya, dan siap untuk menyerap informasi apa pun dari novel ini.

2. Kesan yang kamu dapatkan setelah membaca bukunya?

Well, to be honest, Ranny berhasil mengangkat profesi bankir dalam novel ini. Seluk beluk pekerjaannya benar-benar detail, ups and downs-nya terasa, apa saja target mereka juga dijelaskan dengan detail. Bisa dibilang, kalau kamu pengin mendapatkan gambaran gimana kerja seorang bankir, terutama di divisi collection atau penagihan, ya bacalah novel ini 🙂

3. Intisari dari buku tersebut apa aja?

Well, konflik cerita tentu saja berputar di seluk beluk pekerjaan Arkha, sebagai tokoh utama, di kantornya di mana dia menjabat sebagai area collection manager. Deadline dan target pencapaian sudah menjadi kesehariannya. Dan dalam novel ini hampir keseluruhan cerita memang berputar di situ, bagaimana Arkha menghadapi para debitur yang nunggak, bagaimana dia harus mengejar target bulanan, bagaimana dia harus mengatur lelang aset debitur dan lain sebagainya.

Di tengah keriuhan pekerjaannya, Arkha bertemu dengan Kania. Kania adalah anak salah seorang debitur yang agak kesusahan untuk mencicil utangnya pada bank di mana Arkha bekerja. Jadi, Arkha membantu Kania agar utang bisnis keluarganya bisa dipenuhi dengan menawarkan win win solution.

Keluarga Kania tentu saja berterima kasih. Lambat laun, Arkha jatuh cinta pada Kania. Begitu pun Kania. Namun keduanya ternyata masih belum bisa move on dari mantan masing-masing. Arkha masih belum bisa melupakan Dina, teman kecilnya. Arkha mencintai Dina sejak lama sebenernya, tapi nggak berani nyatain. Akhirnya Dina dilamar sama cowok lain, dan akan menikah. Sedangkan Kania, baru saja putus dari laki-laki yang menjadi kekasihnya selama bekerja di Singapura.

Pada akhirnya ketahuan Dina sebenarnya juga sayang sama Arkha, tapi ya gitu deh. Nungguin Arkha nyatain kok ya nggak nyata-nyatain. Ck. Akhirnya dia pergi, dan wah, ternyata konfliknya makin dalam.

So, Kania dan Arkha sama-sama pengin lepas dari mantan masing-masing.

Berhasil nggak kira-kira keduanya move on? 😀

Ohya, kalau dibaca blurb-nya kayak gitu, ntar ternyata Kania dan Arkha ini sebenernya udah pernah “kenal” sebelumnya 🙂

Sebenernya konflik cukup klise, tapi, menurut saya, Ranny berhasil meramunya menjadi baru gara-gara bumbu “profesi bankir”-nya. Saya jadi nggak merasa idenya mainstream. Karena kayaknya profesi bankir memang agak jarang diangkat dalam novel ya?

4. Tokoh-tokoh yang ditonjolkan dalam buku tersebut siapa saja dan menurut kamu, karakter mereka bagaimana?

Arkha. Tokoh utama. Laki-laki yang lembut hati 😆 Rada-rada mellow, apalagi kalau udah mengenang Dina. Wew. Tapi kalau di kantor, dia cukup profesional dan tegas. Baik sih, somehow he’s almost too good to be true. Hehe. Seorang manager, bawa mobil, profesional dan berdedikasi pada pekerjaannya, anak yang berbakti pada orangtua, kakak yang baik, dan calon pacar yang sempurna. Hohoho.

Kania. Tokoh utama perempuan. Suka masak, pinter bikin kue. Pokoknya perempuan sejati deh. Berbakti juga pada orangtua, terbukti dia rela melepaskan kariernya di Singapura dan malah pulang untuk mengurus butik batiknya yang di ambang kehancuran karena nggak sanggup melunasi utang ke bank. Usaha negosiasinya dengan pihak bank berjalan lancar karena dibantu Arkha, dan Kania pun berusaha memenuhi semua kewajibannya pada bank.

Tokoh lain ada Dina, sahabat yang dicintai Arkha. Ada juga Tina, sahabat Kania di Singapura. Ada Yanto, bawahan Arkha yang setia. Ada beberapa pegawai bank lain yang saya lupa namanya, karena banyak dan masing-masing cuma selintas 😆 Lalu ada Denis, mantan Kania, yang muncul sebentar di akhir novel.

5. Alur ceritanya bagaimana? Maju, mundur atau maju mundur?

Alur cerita sih maju aja. Simpel. A – Z. Yang menjadi catatan adalah penggunaan PoV malah. Ranny menggunakan dobel PoV orang pertama. Maksudnya, cerita bergulir dari kacamata Arkha dan Kania. It’s ok sih, cuma agak nggak balanced aja porsinya. Iya, ini memang cerita seputar Arkha yang adalah seorang bankir. Tapi tampak Ranny rada memaksakan pengin menggunakan PoV “aku” padahal dia pengin juga bercerita dari sisi Kania. Jadi dipaksakanlah PoV bergantian. Tapi untuk sebuah novel dengan PoV bergantian, porsi Kania terlalu sedikit. Terlalu fokus ke Arkha. IMO, malah kayaknya akan lebih bagus kalau Ranny memilih memakai saja PoV orang ketiga. Lebih gampang berganti tokohnya.

6. Kamu “greget” nggak sama edning-nya? Apa sesuai dengan harapanmu?

Mmm … endingnya yaaaa, simpel aja. Happy ending, like everyone is happy. No problem sih, karena memang jalan cerita juga menujunya ke sana. Nggak mungkin twist endinglah hahaha.

7. Apa manfaat yang kamu peroleh setelah membaca buku tersebut?

Ya, saya jadi tahu apa aja kerjaan seorang bankir terutama yang ada di divisi collection, dan tahu juga crash-nya sama divisi apa dan gimana crash itu bisa terjadi. Ohya, di novel ini juga disinggung mengenai korupsi di dunia perbankan sedikit lho. Nice info 😀

8. Kalau kamu ditakdirkan bertemu langsung dengan penulisnya, apa yang kamu ingin sampaikan padanya berkaitan dengan bukunya yang telah kamu baca?

Saya sih sudah pernah ketemu langsung sama penulisnya 😆 Tapi seandainya boleh ketemu lagi, ya mau peluk aja, cipika cipiki 😆 terus ngobrooooollll panjaaaaaaaaaaaaaaaaang ~

9. Berapa rating-mu untuk buku-nya?

Saya punya tiga bintang untuk novel perdana Ranny ini 🙂 Nicely done!

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. ratusya says:

    Wow we review nya detail sekali mak. Jadi pengen nyari bukunya

    Like

  2. Ca says:

    Kayanya seruu.. Hehehhe.. Jd pengen bacaa..

    Like

Komennya, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s