Building a Meaningful Startup

ice_2016-11-12-15-15-23-220-01Judul: Building a Meaningful Startup
Penulis: Brilliant Yotenega
Editor: Fachmy Casofa
Desain Sampul dan Penata Letak Isi: Dian Nurwendah
Ilustrasi Sampul: Rachmad Priyandoko
Proofreader: Hartanto
Tebal: viii + 192 halaman
ISBN: 978-602-6328-00-7
Penerbit: Metagraf

Blurb

Ada sangat banyak orang yang menyerah ketika dalam perjalanan membangun startup-nya. Yakni, ketika rencana yang telah disusun dengan sangat bagus tidak berjalan dengan baik, produk yang diciptakan ternyata tidak menarik perhatian sasaran pengguna, dan banyak sekali kendala yang berdatangan bak jamur di musim penghujan.

Terlebih lagi, saat semua hal itu didukung dengan cashflow yang semakin menipis. Kita akan dipaksa untuk berhenti sejenak dan berpikir ulang, apakah perjalanan itu layak untuk diteruskan ataukah kita harus mengganti kendaraan yang lain. Kita berada di sebuah titik di mana keputusan itu akan menentukan keberhasilan dan keberlangsungan startup kita di masa depan.

Selalu ada saat-saat di mana dalam perjalanan kita membangun sebuah startup akan terbentuk sebuah tembok yang tebal, lalu kita jatuh, tersungkur, dan hanya dihadapkan dua pilihan: kita memilih menyerah dan tergeletak atau memikirkan kembali motivasi awal kita agar kita dapat bangkit dan menang. Apa yang ada di dalam pikiran jauh lebih penting daripada apa yang sedang terjadi di sekitar kita.

Kita akan selalu dipaksa keadaan untuk bertanya kepada diri sendiri: startup ini layak dijalankan atau tidak? Alangkah indahnya jika setiap startup dibangun dengan sebuah alasan yang kuat dan bermakna bagi seluruh tim yang membangunnya, serta layanannya berguna bagi setiap penggunanya. Startup tersebut akan menjadi a meaningful startup. Sebab, sebuah startup yang mempunyai landasan yang kuat akan bertahan menghadapi segala badai yang akan datang.

Review

Setelah kemarin saya baca buku Girls & Tech yang ditulis oleh Ollie, kemudian saya lanjut ke buku ini. Kayaknya saya emang lagi on fire sama startup nih 😆 Mungkin juga karena dipengaruhi oleh lingkungan saya yang sekarang ya.

Setidaknya, saya memang penasaran, meski saya belum berniat bikin startup. Tapi bagaimanapun, setiap hari saya nguplek-uplek area ini. Mau nggak mau, ada banyak hal yang pengin saya tahu dan pengin saya pelajari.

Termasuk bagaimana caranya membesarkan startup dan juga pengin tahu susahnya menjalankan startup ini.

Saat pertama kali melihat buku ini nampak di newsfeed Facebook saya, gara-gara dipamerin sama Mas Editor Legend itu, saya sudah niat mau beli. Alasan saya cuma satu, saya pengin belajar dari Mas Ega dan biar nggak baperan pas lagi usaha.
Eh, itu mah dua alasan ya. Yasutralah.

Akhirnya buku ini bisa saya dapatkan, setelah menunggu agak lama masuk ke Gramedia.

Well, saat membaca blurb-nya, saya berharap akan ada banyak cerita bagaimana Mas Ega me-manage Nulisbuku.com, that biggest online self-publishing. Saya membayangkan, akan ada cerita ups and downs saat me-maintain Nulisbuku, sehingga saya barangkali bisa mencuri ilmu bagaimana mengelola sebuah startup, meski punya saya skalanya semut (itu pun juga bukan punya sendiri 😆 ).

Karena sudah hampir setahun, ups and downs-nya sudah cukup kerasa ya. Meski masih tetap optimis, but there are times saya down banget. Hahaha. Banyaklah ya, sebabnya. Makanya, saya pengin tahu, pengin curi ilmu. Biar nggak baperan, biar tetap selalu semangat. Gitu.

Lalu, apakah buku ini sesuai dengan bayangan saya?

Enggak, tapi iya.
Lho, pegimana pula itu? 😆

Maksudnya gini.

Buku ini nggak berisi mengenai perjalanan Mas Ega mengelola Nulisbuku. Nulisbuku justru menjadi ending dari buku inspiratif ini. Jadi, harapan saya untuk bisa mencuri ilmu mengelola startup itu nggak kesampaian 😆

Kecewa? Iya, sedikit. Soalnya blurb-nya begitu. Hahaha. *nyalahin blurb, padahal kali saya yang gagal paham*

Tapi, meski nggak menjawab pertanyaan-pertanyaan saya soal startup, buku ini memberikan insight yang lain, karena Mas Ega justru bercerita bagaimana dia memulai bisnis startup-nya.

Bagaimana dia berjuang, keluar dari zona nyamannya. Mas Ega sebelumnya menjabat sebagai direktur sebuah perusahaan di Surabaya. Dan karena sang istri harus kembali ke Jakarta, maka Mas Ega melepaskan pekerjaan lalu merantau ke Jakarta.

Bagaimana Mas Ega merasa lemah karena tidak bisa memberikan hidup yang layak untuk keluarga, dipaparkan dari A sampai Z. Bagaimana perjuangannya mendapatkan pekerjaan, bagaimana putus asanya dia saat istrinya melahirkan tapi nggak punya uang buat keluar dari rumah sakit. Sampai akhirnya Mas Ega menemukan mimpinya, membuat wadah ekspresi bagi para penulis pemula mewujudkan mimpi.

Nulisbuku juga nggak lahir begitu saja. Ada banyak perjuangan di balik berdirinya self publishing pertama dan terbesar di Indonesia ini. Banyak hal yang harus dibuktikan dulu sebelum akhirnya banyak yang percaya pada Nulisbuku.com.

Fyuh. Selesai membaca buku, saya merasa hanya sebesar butiran debu yang tertiup angin. Halah.

Well, kalau kamu pengin baca buku yang mencerahkan, bikin kamu nggak baperan, karena orang lain mungkin bahkan lebih berat berjuangnya, ya ini buku yang cocok.
Kalau kamu pengin baca buku tentang keyakinan terhadap mimpi, ya ini buku yang cocok kamu baca juga.
Kalau kamu pengin baca buku yang bisa meyakinkanmu bahwa selalu ada jalan buat yang niat dan tekun berdoa, maka buku ini juga cocok buat kamu.

Karena di setiap kesempatan, banyak kali, Mas Ega menyisipkan banyak sekali doa di sini.

Tuhan mungkin sedang bercanda, karena pikiran kita terbatas sehingga selera humor-Nya yang tinggi tidak mampu dikunyah manusia, sering kali kita lebih memilih untuk menangis daripada berusaha memahami rencana-Nya. (hal. 61)

Terima kasih, Mas Ega, untuk inspirasinya.

Cuma ya gitu deh. Kadang kita yakin akan mimpi kita, sedangkan di sisi lain, kita juga sekaligus merasa bodoh karena meyakini mimpi itu 😀

Advertisements

Komennya, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s