Pojok Bermain Anak

ice_2016-11-20-13-56-28-169-01Judul: Pojok Bermain Anak
Penulis: Umama, M.Kom
Editor: Weka Swasti
Proof Reader: Herlina P Dewi
Desain Cover: Teguh Santosa
Layout Isi: Arya Zendi
Tebal: x + 203 halaman
ISBN: 978-602-7572-46-1
Penerbit: Stiletto Book

Blurb

Banyak di antara kita yang mengira kalau PAUD hanyalah sebutan untuk lembaga-lembaga formal seperti TK yang terdaftar oleh Dinas Pendidikan. Padahal, keluarga pun sebenarnya bisa turut berperan dalam pendidikan anak usia dini di rumah, yang kemudian disebut sebagai jalur pendidikan informal. Atau saat ini hits dengan istilah “homeschooling usia dini” alias PAUD di rumah.

Dalam buku ini, penulis menjelaskan berbagai hal mengenai pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui implementasi 100 macam aktivitas permainan yang sudah dilakukan penulis dalam program homeschooling usia dininya. Berbagai aktivitas tersebut mudah dipahami, dilakukan, serta dimodifikasi oleh Anda yang ingin mendidik sendiri putra-putrinya di rumah.

Buku ini akan menjadi panduan yang sangat membantu Anda dalam mendidik si kecil di rumah, karena sejatinya, tempat belajar paling ideal buat anak usia dini itu di rumah, bersama kita, orangtuanya.

“Setiap permainannya mengandung unsur menumbuhkan semua aspek fitrah, seperti fitrah belajar (senso motorik), fitrah bakat (gaya belajar), fitrah iman (spiritualitas), fitrah fisik (motorik), dan fitrah perkembangan (kemandirian)”
– Harry Santosa; Founder Millenial Learning Center, Penggiat Home Education based on Akhlak & Talents

Review

Bermain itu memang dunianya anak-anak. Betul kan ya? Hanya saja, seiring perkembangan zaman, bentuk bemainnya juga beda.

Sekarang zaman teknologi. Pastinya anak-anak pun lantas juga ikutan maju. Mereka adalah generasi hi-tech. Generasi yang begitu brojol langsung kelonan sama smartphone, tumbuh bersama laptop, dan berkembang bersama internet.

Bagus kan? Pasti dong!

Tapi akan lebih baik lagi jika semua teknologi tinggi itu diseimbangkan dengan sisi humanisme mereka. Bagaimanapun mereka kan punya jiwa yang harus terus hidup. Mereka punya kehidupan nyata, nggak cuma virtual.

Karena itu, permainan yang berbau ‘real’ pun mereka perlukan. Supaya bisa mengasah sisi kemanusiaan mereka, bisa terus melatih kepekaan mereka terhadap lingkungan sekitar yang nyata.

Nah, buku ini bisa sebagai penolong kita, orangtua si anak-anak hi-tech itu tadi, agar bisa mendampingi mereka menjadi anak-anak “manusia”, bukan anak-anak “robot”.

Ada 3 chapters saja dalam buku Pojok Bermain Anak ini. Iya, 3 aja. Simpel kan? Coba kita lihat, apa saja chapters-nya dan isi di dalamnya ya.

Chapter 1: Mendampingi Tumbuh Kembang Anak

  1. Apa itu pendidikan anak usia dini?
  2. Kemampuan motorik kasar dan motorik halus
  3. Kemampuan sensori
  4. Kecerdasan majemuk Gardner
  5. Melatih kemandirian
  6. Kecerdasan Spiritual

Chapter 2: 100 Aktivitas Seru, Edukatif dan Islami untuk Homeschooling Anak Usia Dini

  1. Permainan indoor
  2. Permainan outdoor
  3. Outing (kunjungan ke berbagai tempat)

Chapter 3: Penutup

  1. Evaluasi pendidikan anak usia dini
  2. Grafik pertumbuhan berat badan dan tinggi badan oleh WHO
  3. Checklist indikator perkembangan anak usia dini oleh Diknas

Meski hanya 3 chapters, tapi isinya komplet banget loh.

Misalnya di chapter 1, kita akan dijelaskan mengenai berbagai macam kecerdasan dasar anak-anak, juga mengenai kemampuan-kemampuannya. Dan dijelaskan pula prinsip-prinsip yang perlu kita ingat jika kita ingin mengembangkan kemampuan-kemampuan anak tersebut.

Bila seorang anak terus distimulasi pada kecerdasannya yang menonjol, maka anak akan semakin mudah berkembang sesuai dengan kekuatan kecerdasannya tersebut. (hal. 17)

So far juga yang namanya pendidikan anak usia dini itu selalu diartikan dengan sekolah di lembaga institusional. Tapi ternyata enggak. Apa yang (bisa) kita lakukan di rumah, dengan permainan-permainan edukatif, itu sudah termasuk dalam pendidikan anak usia dini.

Nah, terus, permainan apa saja yang bisa mendidik, dan bisa membantu kita mengenali kemampuan dan kecerdasan anak yang menonjol?

Penulis memberi 100 ide aktivitas seru yang interaktif, edukatif dan menarik untuk dimainkan oleh anak-anak, dan oleh kita yang mendampinginya. Yes, 100 aktivitas, gaes. S-e-r-a-t-u-s!

Meski kalau di cover-nya ada kata “islami”-nya, tapi saya sendiri nggak menemui kesulitan kok ikutan memainkannya sama anak-anak. Saya kan nonmuslim. Tinggal menyesuaikan saja dengan kondisi di rumah.
Misalnya, di sini ada permainan “Hayya Alaa Shola…”, yang merupakan aktivitas di mana mulai diajarkan mengenai agama pada anak. Ya sudah tinggal sesuaikan saja sih. Misalnya, mengenalkan doa-doa dasar. Membantunya menghafal beberapa doa-doa dasar dengan nyanyian, dan seterusnya. Nggak ada masalah sama sekali.

Permainan lainnya, seru banget buat dimainkan, baik indoor maupun outdoor.

Nah, di bagian akhir buku, kita juga disarankan untuk membuat evaluasi pendidikan anak usia dini yang sudah kita lakukan. Namun, diingatkan juga nih, bahwa meski kita mengadakan evaluasi, tapi bukan untuk “menyudutkan” kemampuan anak, melainkan untuk membantunya menggali minatnya lebih dalam.

Dengan begitu, diharapkan tidak ada anak-anak yang “unik” (baca: aneh) karena salah asuh (baik dari keluarga di rumah maupun lingkungan sekitar), dan tidak lagi ada “ikan yang terus menerus diajari memanjat pohon”. (hal. 194)

Buku Pojok Bermain Anak ini dilengkapi dengan booklet berisi checklist indikator perkembangan anak usia dini, yang lengkap banget.

ice_2016-11-20-13-23-05-536-01

Lengkap lho! Beneran.

Well. Jadi orangtua zaman sekarang itu PR-nya banyak ya, cuinnt! Seiring pula dengan semakin banyaknya tantangan yang harus dihadapi.

Saya pribadi sih, menerima teknologi dengan tangan terbuka, namun harus diimbangi pula dengan pengembangan humanisme pada kitanya. Terutama buat anak-anak. Kalau mereka sama sekali nggak ngerti dan nggak pernah megang gadget kok ya, ntar mereka juga akan ketinggalan informasi. Tapi kalau setiap waktu cuma melototin gadget itu kok ya nganu.

So, semoga kita semua bisa selalu bijak ya!

Advertisements

Komennya, Kakak ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s